DRAGON: SISTEM DETEKSI SUMBATAN PADA DRAINASE SEBAGAI SISTEM PENGENDALIAN BANJIR DI PERKOTAAN BERBASIS IOT

Penulis

  • Rusmadi Rusmadi Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang
  • Muhammad Faqih Firman Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang
  • Latifatul Hana Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang
  • Reyhan Zhafar Pradipta Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.56911/jik.v3i2.120

Kata Kunci:

Banjir, Drainase, DRAGON, Internet of Things

Abstrak

Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan karena volume air yang meningkat dan umum terjadi di wilayah padat penduduk, salah satunya daerah perkotaan. Banjir tersebut disebabkan oleh cepatnya laju urbanisasi dan tidak efektifnya penerapan aturan tata kelola kota yang menyebabkan adanya masalah lingkungan, seperti terjadinya sumbatan pada drainase perkotaan akibat sampah, serta menurunnya fungsi dan kapasitas drainase perkotaan. Drainase merupakan komponen penting dalam masyarakat karena berfungsi mengalirkan air dari pemukiman ke sungai, sehingga jika terjadi sumbatan pada drainase maka akan menimbulkan masalah yang serius bagi warga, seperti bencana banjir. Masalah tersebut menyebabkan perlu dilakukannya pengecekan terhadap drainase yang tersumbat. Adapun pengecekan drainase tersumbat di perkotaan saat ini masih dilakukan dengan cara manual, yaitu dengan membuka penutup drainase. Untuk mencari letak sumbatan, petugas kebersihan harus blusukan ke dalam drainase kemudian mencari letak dimana drainase tersebut tersumbat. Cara tersebut tidak efektif karena dapat menguras banyak waktu, tenaga, dan biaya. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan alat yang dapat mendeteksi letak sumbatan pada drainase, yaitu DRAGON. DRAGON diharapkan dapat membantu dalam pembersihan drainase, sehingga pembersihan drainase dapat dilakukan dengan lebih praktis, cepat, dan mudah, serta mengurangi resiko dini terjadinya banjir

Diterbitkan

2024-10-31

Terbitan

Bagian

Artikel