SIFAT ANATOMI DAN NILAI TURUNAN BAMBU TALI (Giganthochloa Apus Bl. ExSchult.f.)

Adityo Budi utomo, Indira Laksmi Widuri, Rikal Andani, Eko Kusumo Friatmojo, Marchus Budi Utomo

Sari


Bambu telah banyak dipakai sebagai bahan perancah, kusen, rangka kuda-kuda atap, kolom, dinding, balok, dan perabot lainnya. Sebagai bahan bangunan alam, bambu memiliki sifat mekanis yang tidak seragan antar batang, tidak seragam antar posisi, dan tidak seragam dari kulit terluar hingga terdalam. Tujuan penelitian ini yaitu mengamati struktur mikro anatomi bambu tali (Giganthochloa apus Bl. Ex (Schult.f.) yang mempengaruhi sifat mekanisnya. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel batang bambu pada bagian pangkal, tengah, dan ujung batang dan dilakukan pemotongan secara melintang mulai kulit terluar hingga terdalam. Potongan melintang tersebut akan diamati secara mikroskopis. Hasil pengamatan mikro anatomi terhadap panjang serat, diameter serat, diameter lumen, tebal dinding sel, prosentase serat, diameter pembuluh, prosentase parenkim, dan tipe pola ikatan pembuluh diolah menjadi nilai daya tenun, nilai fleksibilitas, nilai kekakuan, nilai runkel, dan nilai muhlsteph. Dari nilai turunan serat didapatkan hasil bahwa bagian batang bambu yang memiliki tekstur paling licin dan paling halus serta memiliki plastisitas tinggi terdapat pada bagian tengah batang bambu. Sedangkan bagian pangkal batang bambu merupakan bagian yang memiliki serat paling kuat terhadap beban tekan atau paling kaku dan bagian ujung batang bambu merupakan bagian bambu yang paling fleksibel terhadap tarikan.  Untuk sifat tiap lapisan bambu secara umum dari ketiga bagian batang (pangkal, tengah, dan ujung) dapat terlihat bahwa lapisan bagian dalam merupakan lapisan yang paling fleksibel dan memiliki serat yang tidak mudah putus akibat beban tarik, sedangkan bagian kulit merupakan bagian yang memiliki plastisitas paling tinggi jika dibandingkan dengan lapisan lainnya.

Kata Kunci


bambu tali; struktur mikro; anatomi; bahan bangunan

Referensi


N. Komang and A. Artiningsih, “Pemanfaatan Bambu Pada Konstruksi Bangunan Berdampak Positip Bagi Lingkungan,” Metana, vol. 8, no. 01, pp. 1–9, 2012, doi: 10.14710/metana.v8i01.5117.

F. R. Bethony, “Optimasi Perendaman Air Belerang Panas Terhadap Sifat Mekanis dan Sifat Fisis Strip Bambu Petung (Dendrocalamus asper),” J. Dyn. Saint, vol. 3, no. 2, pp. 621–644, 2018, doi: 10.47178/dynamicsaint.v3i2.424.

E. Suriani, “Bambu Sebagai Alternatif Penerapan Material Ekologis: Potensi dan Tantangannya,” EMARA Indones. J. Archit., vol. 3, no. 1, pp. 33–42, 2017, doi: 10.29080/emara.v3i1.138.

M. A. Yahya, S. M. B. Respati, and H. Purwanto, “PENGARUH PEREBUSAN LARUTAN AIR JAHE (Zingiber Officinale) PADA SERAT BAMBU APUS (Gigantochloa Apus) TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN MIKROSTRUKTUR,” Rotasi, vol. 18, no. 2, p. 57, 2016, doi: 10.14710/rotasi.18.2.57-64.

A. Setiadi, “Sifat Kimia Beberapa Jenis Bambu Pada Empat Tipe Ikatan Pembuluh,” Bogor, 2009.

Anonymous, “Anatomi Penampang Lintang Batang 9 Jenis Bambu,” Bogor, 2008.

S. Handayani, “Pengujian Sifat Mekanik Bambu (Metode Pengawetan Dengan Boraks),” J. Tek. Sipil dan Perenc., vol. 9, no. 1, pp. 43–53, 2009, doi: 10.15294/jtsp.v9i1.6921.

T. Mutia, H. Risdianto, S. Sugesty, H. Hardiani, and T. Kardiansyah, “SERAT DAN PULP BAMBU TALI (Gigantochloa apus) UNTUK PAPAN SERAT,” Arena Tekst., vol. 31, no. 2, pp. 63–74, 2017, doi: 10.31266/at.v31i2.1936.

D. F. Rochman and M. Irfai, “Pengaruh Konsentrasi Larutan KOH Terhadap Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Komposit Hibrid Serat Rami dan Serat Bambu,” J. Tek. Mesin, vol. 08, no. 2, pp. 111–118, 2020.

M. Loiwatu, “Sifat anatomi dan Nilai turunan tiga jenis bambu (Studi Kasus di Tiga Kecamatan di Pulau Seram),” J. Agroforestri, vol. III, no. 2, pp. 87–94, 2008.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Except where otherwise noted, content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International license.

2021 - Jurnal Inovasi Konstruksi, Politeknik Pekerjaan Umum

Download Template Naskah Jurnal

Jurnal Inovasi Konstruksi stats