PERANCANGAN DESAIN BRANDING KULINER DENGAN BOTOL BEKAS SEBAGAI SOLUSI PEMANFATAAN SAMPAH RW 13 PRENGGAN, KOTA YOGYAKARTA

Authors

  • Jarwa Prasetya Sih Handoko Department of Architecture, Universitas Islam indonesia
  • Usmar Ismail Department of Architecture, Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56911/jdk.v3i1.244

Keywords:

Pendampingan, Branding Kuliner, Botol Bekas, Pemanafaatan Sampah, Prenggan

Abstract

Prenggan merupakan salah satu kelurahan yang menjadi bagian dari Kemantren Kotagede yang terbagi menjadi kampung Tinalan, Prenggan dan Tegalgendu. RW 13 terletak di Kampung Prenggan. Terdapat berbagai jenis kuliner lokal yang dihasilkan masyarakat diantaranya yang cukup dikenal adalah legomoro dan gudeg. Namun hingga saat ini belum ada solusi untuk mengangkat potensi kuliner tersebut dengan memanfaatkan perpaduan kuliner, bantaran sungai gajah wong dan memaksimalkan peran bank sampah yang ada, hal itu menjadi latar belakang pengabdian ini dilaksanakan di RW 13 Kelurahan Prenggan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membuat masterplan pusat kuliner dengan branding kopi talud untuk mengangkat potensi kuliner masyarakat RW 13 pada khususnya dan prenggan pada umumnya dengan daya tarik lokasi di bantaran sungai gajah wong serta melalui pemanfaatan botol bekas sebagai bahan utama dalam pembuatan brand Kopi Talud. Tahapan dan metode pengabdian meliputi tahap pra pelaksanaan 1) Koordinasi awal dengan pengurus RW 13 dan tokoh masyarakat setempat; 2) Identifikasi potensi dan observasi lokasi; 3) Persiapan alat dan bahan. Tahap pelaksanan 1) Sosialisasi kegiatan; 2) Pembuatan desain masterplan; 3) Pendampingan pembuatan brand kopi talud; 4) Pelatihan dan workshop UMKM. Tahap Paska pelaksanaan 1) Evaluasi hasil dan tindak lanjut dan 2) Pembuatan luaran dan laporan akhir pengabdian masyarakat.

Additional Files

Published

2026-09-01

Issue

Section

Artikel